Pontianak

Pontianak

Selamat Datang Di Pontianak

Selamat datang di Kota Pontianak, “Kota Khatulistiwa” di mana kemegahan garis imajiner bumi berpadu harmonis dengan pesona magis Sungai Kapuas yang legendaris. Sebagai saksi bisu kejayaan jalur perdagangan sungai dan pintu utama Kalimantan Barat, Pontianak menawarkan perjalanan melintasi dinamika budaya yang mendalam. Dari kokohnya Tugu Khatulistiwa yang berdiri sebagai pengingat posisi astronomis dunia, hingga syahdunya suasana di Istana Kadriyah, setiap sudutnya adalah narasi ketangguhan Kesultanan yang tetap terjaga dalam napas budaya Melayu, Dayak, dan Tionghoa.

Pontianak bukan sekadar tentang titik nol derajat; ia adalah simfoni lanskap yang memanjakan panca indra. Rasakan sensasi angin sungai di Waterfront City yang menyuguhkan pemandangan aktivitas kapal dari tepian, atau jelajahi keasrian hutan tropis di Taman Alun-Alun Kapuas yang menawan. Tak lengkap tanpa mencicipi keajaiban rasa dalam Choi Pan yang kaya akan sensasi gurih kucai dan ebi, atau uniknya segarnya Es Lidah Buaya yang menggugah selera. Di sini, keramahan khas masyarakat Pontianak akan menyambut Anda dengan semangat kebersamaan, tempat di mana keragaman tradisi bersatu dalam kehangatan harmoni multi-etnis.

Mari singkap tabir pesona Kota Pontianak—tempat di mana mentari terbenam dengan megah di balik liukan sungai dan kerlip lampu kapal berpadu magis dengan cakrawala cakrawala Khatulistiwa!

Pontianak

Tentang Pontianak

Kota Pontianak berada di dataran rendah Pulau Kalimantan, persisnya membelah titik pertemuan antara Sungai Kapuas yang legendaris dengan Sungai Landak. Kota yang memiliki posisi geografis yang eksotis ini dikenal sebagai “Kota Khatulistiwa“, tempat di mana garis imajiner nol derajat bumi melintas dan kemegahan sejarah kesultanan berpadu harmonis dengan keberagaman etnis yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Merupakan salah satu pusat gravitasi ekonomi dan wisata paling dinamis di Pulau Kalimantan. Karena lokasinya yang strategis sebagai gerbang perdagangan sungai di Nusantara, Pontianak tidak hanya terkenal dengan Tugu Khatulistiwa yang mendunia, namun juga dengan pesona wisata susur sungai, warisan kuliner yang melimpah, hingga akulturasi budaya Melayu, Dayak, dan Tionghoa yang menjadikan Pontianak sebagai destinasi yang memikat bagi para pencinta budaya dan petualang urban.

Pontianak merupakan salah satu destinasi wisata yang menawarkan keunikan geografis dan kedalaman makna sejarah di Indonesia. Wilayah ini dikenal dunia berkat keberadaan Tugu Khatulistiwa (Equator Monument), situs astronomi penting di mana setiap tahunnya terjadi fenomena titik kulminasi matahari yang menakjubkan. Bahkan, Istana Kadriyah dan Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman menjadi situs sejarah nasional yang sangat penting sebagai bukti jejak berdirinya kesultanan di pinggiran Sungai Kapuas. Meskipun terus berkembang menjadi kota modern, Pontianak tetap menjaga ekosistem sungai dan hutannya yang indah, terutama di kawasan Waterfront City yang kini menjadi ruang publik paling hidup di tepian sungai terpanjang di Indonesia. Tercatat memiliki lebih dari 670 ribu penduduk, Kota Pontianak kini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan pusat kuliner di provinsi yang kaya akan kekayaan hutan dan sumber daya alam ini.

Bandara Internasional Supadio adalah pintu gerbang udara utama menuju Pontianak, yang namanya diambil dari tokoh perwira tinggi TNI AU yang berjasa bagi pertahanan dirgantara di Kalimantan Barat. Sementara untuk berkeliling kota, Anda bisa memanfaatkan jasa transportasi daring (ojek/taksi online), oplet legendaris yang masih bertahan, atau sampan motor jika ingin menyeberangi sungai. Namun, jika ingin mengeksplorasi keindahan alam di luar kota seperti kawasan Pantai Kijing atau melihat keasrian hutan tropis di luar batas kota, ada baiknya Anda menyewa mobil selama di sana. Bukan hanya destinasi wisatanya yang menawan, Pontianak juga populer berkat citarasa kulinernya yang unik, terutama Choi Pan, Bubur Pedas, serta Kopi Asiang yang aromanya telah melegenda hingga ke mancanegara.

Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan dan gerbang masuk internasional di Kalimantan, Pontianak kini telah berkembang dengan pesat di bidang akomodasi wisatawan. Anda dapat menemui hotel dengan beragam tipe, mulai dari penginapan kelas melati dan hotel budget yang nyaman bagi para pebisnis mandiri di sekitar Jalan Gajah Mada, hingga hotel berbintang dengan fasilitas mewah dan kolam renang yang menghadap langsung ke arah pemandangan kota dan liukan Sungai Kapuas.

Akses Ke Pontianak

Taksi

Di Kota Pontianak, jasa taksi konvensional masih tersedia secara reliabel di titik-titik vital seperti Bandara Internasional Supadio, pusat perbelanjaan (seperti Ayani Megamal), dan hotel-hotel berbintang. Taksi resmi Bandara Supadio umumnya menggunakan sistem kupon dengan tarif tetap berdasarkan zona tujuan untuk menjamin kenyamanan penumpang. Di area pelabuhan dan terminal, taksi pangkalan tetap menjadi opsi yang dapat diandalkan. Tarif dari Bandara menuju pusat kota (area Jalan Gajah Mada atau Jalan Ahmad Yani) biasanya berkisar antara Rp100.000 hingga Rp180.000, tergantung pada lokasi spesifik penginapan Anda.

Bus

Bus besar di Pontianak merupakan urat nadi utama untuk perjalanan antarkota dan internasional. Layanan ini berpusat di Terminal Antar Negara Ambawang, salah satu terminal unik di Indonesia yang melayani rute lintas negara menuju Kuching (Malaysia) dan Brunei Darussalam. Selain rute internasional, bus-bus ini melayani jalur Trans-Kalimantan menuju Sintang, Putussibau, hingga ke arah Kalimantan Tengah. Berbeda dengan kota lain, perjalanan bus di sini menawarkan pemandangan hutan tropis dan perkebunan yang luas di sepanjang jalur utama Kalimantan.

Angkot (Oplet)

Angkot di Kota Pontianak lebih dikenal oleh warga lokal dengan sebutan “Oplet“. Oplet di sini juga memiliki identitas warna untuk memudahkan navigasi. Misalnya, oplet warna kuning sering terlihat melayani rute ke arah Jeruju atau Sungai Jawi, sementara warna lain melayani rute area Kota Baru. Dengan sasis kendaraan yang khas, oplet ini siap mengantar Anda menuju pasar tradisional atau kawasan pelabuhan lama. Tarifnya sangat ekonomis, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp8.000, menjadikannya andalan untuk menjangkau gang-gang pemukiman yang padat.

Sewa Mobil/Motor

Wisatawan yang mendambakan kebebasan sangat disarankan menyewa kendaraan pribadi, mengingat destinasi ikonik seperti Tugu Khatulistiwa atau Pantai Kijing terletak cukup jauh dari pusat kota. Sewa mobil dengan sopir adalah pilihan bijak di Pontianak karena sopir lokal sangat memahami rute-rute jalan yang terkadang menantang di pinggiran kota. Biaya sewa mobil berkisar antara Rp450.000 hingga Rp750.000 per hari, sudah termasuk sopir yang sekaligus bisa menjadi pemandu wisata dadakan Anda.

Kereta Api

Berbeda dengan daerah di Jawa atau Sumatera, Kota Pontianak saat ini belum memiliki jaringan kereta api penumpang. Namun, pemerintah telah merencanakan pembangunan jalur Kereta Api Trans-Kalimantan yang nantinya akan menghubungkan Pontianak dengan kota-kota besar lainnya di seluruh daratan Kalimantan. Untuk saat ini, mobilitas antarwilayah sepenuhnya bergantung pada jalur darat (bus/travel), jalur udara, dan jalur sungai.

Ojek Online

Layanan aplikasi modern seperti Gojek, Grab, dan Maxim telah beroperasi secara masif di seluruh penjuru Kota Pontianak. Mulai dari kawasan bisnis di Jalan Gajah Mada, area kampus UNTAN, hingga akses menuju Waterfront City, layanan ini menawarkan transparansi harga yang memudahkan turis untuk berpindah dari satu kedai kopi ke kedai kopi lainnya dengan sangat cepat dan efisien.

Bus (Angkutan Perintis/DAMRI)

Pontianak memiliki layanan Bus DAMRI yang sangat handal, melayani koridor strategis dari Bandara Supadio menuju pusat kota. Selain itu, DAMRI juga menyediakan bus perintis yang menghubungkan Pontianak dengan wilayah perbatasan di Entikong. Tersedia juga bus sekolah dan bus bantuan pemerintah yang membantu mobilitas warga lokal dengan tarif yang sangat terjangkau atau bahkan gratis pada jam-jam tertentu.

Sewa Motor

Penyewaan motor tersedia di beberapa titik di pusat kota dan sekitar penginapan di area Jalan Pahlawan dengan tarif Rp75.000 – Rp120.000 per hari. Ini merupakan pilihan favorit para backpacker untuk mengeksplorasi situs sejarah seperti Istana Kadriyah atau berburu kuliner malam seperti Choi Pan dan Bubur Pedas secara lebih fleksibel tanpa terkendala kemacetan.

Travel Resmi (Shuttle)

Jasa travel (minibus) sangat menjamur di Kota Pontianak untuk rute antar kabupaten seperti Pontianak-Singkawang atau Pontianak-Sintang dengan sistem door-to-door. Penyedia populer seperti SJS, DBS, atau Aditya Travel menawarkan kenyamanan lebih dengan armada yang terawat, sangat cocok bagi penumpang yang ingin perjalanan lebih privat menyusuri aspal Trans-Kalimantan.

Transportasi Sungai (Speedboat & Kapal Klotok)

Sebagai tambahan yang unik untuk Pontianak, transportasi sungai tetap menjadi nadi penting. Di dermaga-dermaga sepanjang Sungai Kapuas, tersedia Speedboat untuk perjalanan cepat ke daerah pedalaman dan Kapal Klotok (perahu kayu tradisional) untuk wisata susur sungai. Kapal-kapal ini menghubungkan pusat kota dengan kawasan Tanjung Hulu atau menyeberang menuju area keraton, memberikan pengalaman transportasi yang tidak akan Anda temukan di kota-kota besar lainnya.

Area Populer di Pontianak

Alam

Kawasan Waterfront City & Susur Sungai Kapuas

Dikelilingi oleh aliran sungai terpanjang di Indonesia yang membelah Kota Pontianak, kawasan ini merupakan destinasi ikonik untuk menikmati denyut nadi kota. Di sini, pengunjung bisa menikmati sensasi menyusuri sungai menggunakan kapal wisata tradisional atau speedboat menuju titik pertemuan tiga sungai. Tersedia jalur pedestrian yang rapi dengan bangku-bangku di pinggir sungai untuk bersantai menunggu matahari terbenam (sunset) yang memantul di permukaan air. Kawasan ini merupakan area publik tanpa tiket masuk, menjadikannya tempat bermain yang merakyat dan menyenangkan bagi keluarga.

Air Terjun Terinting

Terletak di kawasan hulu yang merupakan jalur hijau strategis di sekitar Pontianak, menawarkan suasana hutan tropis yang sangat sejuk. Air terjun ini memiliki karakteristik jeram yang bertingkat dengan debit air yang jernih dan kolam alami yang menyegarkan di bawahnya. Dikelilingi oleh pepohonan raksasa dan vegetasi hutan Kalimantan yang rimbun, tempat ini menjadi tujuan favorit bagi para pecinta alam yang ingin melakukan hiking ringan dan menikmati udara bersih jauh dari polusi kota.

Hutan Mangrove Setapok

Terletak di kawasan pesisir (pinggiran Kota Pontianak), destinasi ini merupakan permata ekowisata unggulan. Dikelilingi oleh rimbunnya pohon bakau yang menjadi benteng alami daratan, tempat ini menjadi lokasi favorit untuk berjalan di atas jembatan kayu panjang sambil mengamati fauna pesisir. Selain keasrian alamnya, Anda bisa menikmati suasana damai saat menaiki perahu kecil menyusuri lorong-lorong bakau yang eksotis, memberikan pengalaman luar biasa di tengah keasrian alam khatulistiwa.

Pemandian Air Panas Poteng

Terletak di kaki Gunung Poteng, tidak jauh dari perbatasan kota, tempat ini merupakan tujuan utama bagi wisatawan yang mencari relaksasi alami. Airnya mengalir dari sumber mata air pegunungan yang dipercaya memiliki khasiat menyegarkan tubuh. Fasilitas di sini menyatu dengan alam, berupa kolam-kolam batu yang dikelilingi taman asri dan spot foto dengan latar belakang perbukitan hijau yang menyegarkan mata.

Wisata Religi

Masjid Raya Mujahidin

Terletak di pusat kota tepat di area yang sangat strategis. Memiliki arsitektur yang sangat megah dengan sentuhan modern, masjid ini merupakan ikon religi terbesar di Kalimantan Barat. Dengan pelataran yang sangat luas dan desain yang gagah, masjid ini menjadi pusat kegiatan ibadah sekaligus ruang publik bagi warga yang ingin menikmati kemegahan arsitektur Islam di jantung Kota Pontianak.

Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman

Merupakan masjid tertua di Kota Pontianak dengan arsitektur kayu belian yang ikonik, terletak tepat di pinggiran Sungai Kapuas. Masjid ini memiliki nilai sejarah tinggi sebagai cikal bakal berdirinya Kota Pontianak. Bagi wisatawan, mengunjungi masjid ini memberikan sensasi kembali ke masa lalu, di mana struktur bangunan kayu yang kokoh tetap berdiri megah meskipun telah berusia ratusan tahun.

Vihara Bodhisatva Karaniya Metta (Klenteng Thian Hou Keng)

Terletak di kawasan pelabuhan lama yang bersejarah, vihara ini merupakan salah satu tempat ibadah tertua dengan nilai seni tinggi. Mata Anda akan dimanjakan dengan arsitektur khas Tiongkok yang didominasi warna merah terang dan ukiran naga yang sangat detail. Destinasi ini menjadi simbol toleransi beragama yang sangat kuat di Pontianak, menggambarkan harmonisasi etnis Tionghoa yang telah lama menetap di Bumi Khatulistiwa.

Museum & Situs Bersejarah

Museum Negeri Kalimantan Barat

Terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani, museum ini menyimpan ribuan koleksi sejarah dan budaya Dayak, Melayu, serta Tionghoa. Mulai dari pakaian adat yang bernilai tinggi, peralatan tradisional suku Dayak, hingga replika rumah panjang. Di dalamnya juga tersimpan berbagai keramik kuno dan benda peninggalan masa kerajaan yang menggambarkan evolusi kebudayaan masyarakat Kalimantan Barat dari masa ke masa.

Tugu Khatulistiwa (Equator Monument)

Berlokasi di Pontianak Utara, monumen ini merupakan situs sejarah dunia yang menandakan garis lintang nol derajat bumi. Di sini terdapat bangunan tugu asli yang dibangun sejak zaman kolonial. Pengunjung dapat merenungi keunikan geografis Pontianak melalui fenomena titik kulminasi matahari, di mana bayangan benda akan menghilang sesaat, sebuah peristiwa alam yang hanya bisa dirasakan di beberapa tempat di dunia.

Istana Kadriyah

Situs sejarah pusat Kesultanan Pontianak yang terletak di persimpangan sungai. Kompleks ini menyimpan koleksi singgasana raja, perabotan antik, hingga meriam kuno peninggalan sultan. Pengunjung bisa merasakan suasana kemegahan kerajaan masa lalu di bangunan kayu yang tertata rapi dan masih ditinggali oleh keturunan sultan, menjadikannya sejarah yang tetap “hidup”.

Rumah Radakng

Destinasi budaya yang menyajikan replika rumah adat suku Dayak terbesar di Indonesia. Bangunan kayu berbentuk panggung panjang ini memberikan nuansa budaya Dayak yang sangat kental. Sangat edukatif bagi wisatawan yang ingin melihat langsung arsitektur rumah panjang tradisional yang berfungsi sebagai pusat komunal masyarakat Dayak.

Lainnya

Pasar Tengah & Kawasan PSP

Pusat belanja legendaris di Kota Pontianak untuk berburu tekstil, pakaian, dan kerajinan tangan. Kawasan ini menjadi destinasi wajib bagi wisatawan yang ingin mencari pernak-pernik khas Kalimantan dengan harga bersaing atau sekadar merasakan denyut nadi perdagangan tradisional di dekat pelabuhan lama.

Paradigm Theme Park

Taman bermain modern di kawasan kota yang dilengkapi berbagai wahana permainan seru. Sangat cocok bagi kunjungan keluarga karena menyediakan fasilitas rekreasi indoor dan outdoor serta area kuliner yang nyaman di tengah hiruk pikuk kota.

Pusat Penangkaran Lidah Buaya (Aloevera Center)

Terletak di Pontianak Utara, di sini wisatawan bisa melihat langsung budidaya Lidah Buaya raksasa yang menjadi komoditas unggulan kota. Wisatawan dapat melakukan kegiatan edukasi mengenai pengolahan lidah buaya menjadi berbagai produk makanan dan kosmetik di tengah kebun yang tertata rapi.

Pusat Kuliner Jalan Gajah Mada & Jalan Pattimura

Pusat kuliner yang menawarkan berbagai macam hidangan khas, terutama Choi Pan yang gurih, Bubur Pedas yang kaya rempah, hingga kopi legendaris di kedai-kedai kopi tua. Kawasan ini menawarkan suasana malam yang hidup dengan beragam pilihan jajanan yang menjadi identitas budaya “ngopi” warga Pontianak.

Wisata Alam & Landmark Khusus (Modern)

Taman Digulis (Untan)

Destinasi terbuka hijau di pusat kota yang sedang populer di awal 2026. Tempat ini mengusung konsep taman edukasi dengan fasilitas jogging track, air mancur menari, dan area duduk estetik di bawah naungan pohon-pohon rindang.

Amphitheater Waterfront

Terletak hanya beberapa menit dari pusat bisnis, tempat ini menawarkan pemandangan Sungai Kapuas dan Jembatan Landak dari tepian. Ikon utamanya adalah panggung terbuka untuk pertunjukan seni dengan tarif masuk gratis, menjadikannya spot favorit warga untuk bersantai.

Qubu Resort

Wisata terpadu yang menawarkan fasilitas waterpark, hotel, dan area hijau yang asri. Kawasan ini sangat populer bagi kaum muda dan keluarga untuk menikmati fasilitas rekreasi modern dengan suasana yang tenang di pinggiran kota.

Transportasi di Pontianak

Taksi

Di Kota Pontianak, jasa taksi konvensional masih tersedia secara reliabel di titik-titik vital seperti Bandara Internasional Supadio, pusat perbelanjaan (seperti Ayani Megamal), dan hotel-hotel berbintang. Taksi resmi Bandara Supadio umumnya menggunakan sistem kupon dengan tarif tetap berdasarkan zona tujuan untuk menjamin kenyamanan penumpang. Di area pelabuhan dan terminal, taksi pangkalan tetap menjadi opsi yang dapat diandalkan. Tarif dari Bandara menuju pusat kota (area Jalan Gajah Mada atau Jalan Ahmad Yani) biasanya berkisar antara Rp100.000 hingga Rp180.000, tergantung pada lokasi spesifik penginapan Anda.

Bus

Bus besar di Pontianak merupakan urat nadi utama untuk perjalanan antarkota dan internasional. Layanan ini berpusat di Terminal Antar Negara Ambawang, salah satu terminal unik di Indonesia yang melayani rute lintas negara menuju Kuching (Malaysia) dan Brunei Darussalam. Selain rute internasional, bus-bus ini melayani jalur Trans-Kalimantan menuju Sintang, Putussibau, hingga ke arah Kalimantan Tengah. Berbeda dengan kota lain, perjalanan bus di sini menawarkan pemandangan hutan tropis dan perkebunan yang luas di sepanjang jalur utama Kalimantan.

Angkot (Oplet)

Angkot di Kota Pontianak lebih dikenal oleh warga lokal dengan sebutan “Oplet“. Oplet di sini juga memiliki identitas warna untuk memudahkan navigasi. Misalnya, oplet warna kuning sering terlihat melayani rute ke arah Jeruju atau Sungai Jawi, sementara warna lain melayani rute area Kota Baru. Dengan sasis kendaraan yang khas, oplet ini siap mengantar Anda menuju pasar tradisional atau kawasan pelabuhan lama. Tarifnya sangat ekonomis, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp8.000, menjadikannya andalan untuk menjangkau gang-gang pemukiman yang padat.

Sewa Mobil/Motor

Wisatawan yang mendambakan kebebasan sangat disarankan menyewa kendaraan pribadi, mengingat destinasi ikonik seperti Tugu Khatulistiwa atau Pantai Kijing terletak cukup jauh dari pusat kota. Sewa mobil dengan sopir adalah pilihan bijak di Pontianak karena sopir lokal sangat memahami rute-rute jalan yang terkadang menantang di pinggiran kota. Biaya sewa mobil berkisar antara Rp450.000 hingga Rp750.000 per hari, sudah termasuk sopir yang sekaligus bisa menjadi pemandu wisata dadakan Anda.

Kereta Api

Berbeda dengan daerah di Jawa atau Sumatera, Kota Pontianak saat ini belum memiliki jaringan kereta api penumpang. Namun, pemerintah telah merencanakan pembangunan jalur Kereta Api Trans-Kalimantan yang nantinya akan menghubungkan Pontianak dengan kota-kota besar lainnya di seluruh daratan Kalimantan. Untuk saat ini, mobilitas antarwilayah sepenuhnya bergantung pada jalur darat (bus/travel), jalur udara, dan jalur sungai.

Ojek Online

Layanan aplikasi modern seperti Gojek, Grab, dan Maxim telah beroperasi secara masif di seluruh penjuru Kota Pontianak. Mulai dari kawasan bisnis di Jalan Gajah Mada, area kampus UNTAN, hingga akses menuju Waterfront City, layanan ini menawarkan transparansi harga yang memudahkan turis untuk berpindah dari satu kedai kopi ke kedai kopi lainnya dengan sangat cepat dan efisien.

Bus (Angkutan Perintis/DAMRI)

Pontianak memiliki layanan Bus DAMRI yang sangat handal, melayani koridor strategis dari Bandara Supadio menuju pusat kota. Selain itu, DAMRI juga menyediakan bus perintis yang menghubungkan Pontianak dengan wilayah perbatasan di Entikong. Tersedia juga bus sekolah dan bus bantuan pemerintah yang membantu mobilitas warga lokal dengan tarif yang sangat terjangkau atau bahkan gratis pada jam-jam tertentu.

Sewa Motor

Penyewaan motor tersedia di beberapa titik di pusat kota dan sekitar penginapan di area Jalan Pahlawan dengan tarif Rp75.000 – Rp120.000 per hari. Ini merupakan pilihan favorit para backpacker untuk mengeksplorasi situs sejarah seperti Istana Kadriyah atau berburu kuliner malam seperti Choi Pan dan Bubur Pedas secara lebih fleksibel tanpa terkendala kemacetan.

Travel Resmi (Shuttle)

Jasa travel (minibus) sangat menjamur di Kota Pontianak untuk rute antar kabupaten seperti Pontianak-Singkawang atau Pontianak-Sintang dengan sistem door-to-door. Penyedia populer seperti SJS, DBS, atau Aditya Travel menawarkan kenyamanan lebih dengan armada yang terawat, sangat cocok bagi penumpang yang ingin perjalanan lebih privat menyusuri aspal Trans-Kalimantan.

Transportasi Sungai (Speedboat & Kapal Klotok)

Sebagai tambahan yang unik untuk Pontianak, transportasi sungai tetap menjadi nadi penting. Di dermaga-dermaga sepanjang Sungai Kapuas, tersedia Speedboat untuk perjalanan cepat ke daerah pedalaman dan Kapal Klotok (perahu kayu tradisional) untuk wisata susur sungai. Kapal-kapal ini menghubungkan pusat kota dengan kawasan Tanjung Hulu atau menyeberang menuju area keraton, memberikan pengalaman transportasi yang tidak akan Anda temukan di kota-kota besar lainnya.

Tempat Wisata di Pontianak

Alam & Perairan

Waterfront City (Tepian Kapuas)

Waterfront City adalah ikon wisata favorit warga Pontianak yang terletak tepat di jantung kota. Destinasi ini memiliki jalur pedestrian yang modern di sepanjang tepian Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia. Rindangnya pepohonan dan hembusan angin sungai menambah sejuk suasana, menjadikannya tempat ideal untuk bersantai keluarga, menikmati aktivitas sampan, hingga mencari inspirasi saat matahari terbenam. Tempat ini memiliki nilai strategis karena membelah pusat kota, memberikan panorama aktivitas kapal klotok dan kapal wisata yang melintas setiap saat.

Taman Alun-Alun Kapuas

Alun-Alun Kapuas termasuk dalam destinasi populer yang menawarkan fasilitas rekreasi lengkap di tepi sungai. Kondisi taman ini menyatu dengan dermaga penyeberangan menuju kawasan bersejarah di seberang sungai. Suasana di sini sangat hidup, terutama bagi Anda yang ingin menikmati air mancur menari atau sekadar duduk melihat hiruk-pikuk transportasi air. Dari bibir sungai ini, pengunjung dapat memandang luasnya perairan Kapuas yang legendaris dengan latar belakang Jembatan Kapuas I yang memukau.

Pantai Kijing

Pantai Kijing merupakan salah satu pantai unggulan yang bisa diakses dari Kota Pontianak (Mempawah). Jika biasanya pantai di Kalimantan Barat identik dengan hutan bakau, di pantai ini Anda akan menemukan hamparan pasir putih dengan barisan pohon kelapa yang tumbuh rapat di sepanjang pantai. Nama “Kijing” diambil dari sejenis kerang yang banyak ditemukan di pesisirnya. Anda bisa menjangkau lokasi ini dengan kendaraan pribadi atau travel. Pengunjung sering memanfaatkan gazebo untuk menikmati kuliner lokal seperti es kelapa muda sembari memandangi kejernihan air Laut Natuna.

Pantai Temajuk

Pantai Temajuk memiliki daya tarik panorama laut yang kini menjadi desa wisata kekinian di ujung Kalimantan Barat. Pantai ini sangat landai dengan hamparan pasir yang luas dan formasi batu-batu granit raksasa yang memberikan nuansa eksotis menyerupai pemandangan di Belitung. Pada sore hari, tempat ini menjadi pusat kunjungan wisatawan untuk menikmati matahari terbenam. Lokasinya berada di area Sambas, dapat dicapai dari pusat Kota Pontianak melalui perjalanan darat yang menyuguhkan pemandangan alam pedalaman Kalimantan.

Alam

Bukit Jamur

Di Bukit Jamur (Bengkayang), Anda bisa menyaksikan pemandangan spektakuler berupa bentang alam hutan dan “samudera awan” dari ketinggian. Menikmati suasana di sini paling indah saat pagi buta untuk melihat matahari terbit di balik kabut tebal. Selain pemandangan, bukit ini menjadi jalur pendakian favorit anak muda yang ingin melakukan “healing” di tengah udara pegunungan yang segar dan asri.

Hutan Kota (Taman Digulis)

Pontianak dikenal sebagai gerbang Kalimantan Barat yang modern, namun di tengahnya tersimpan “oasis” hijau bernama Taman Digulis. Terletak di kawasan pusat pendidikan (Untan), taman ini sering dikunjungi untuk kegiatan olahraga pagi (jogging) atau sekadar piknik di bawah rindangnya pepohonan tropis. Taman ini memiliki daya tarik berupa replika bambu runcing dan area bermain anak, menjadikannya sarana edukasi bagi pelajar untuk mengenal sejarah perjuangan pahlawan di Kalimantan Barat.

Lainnya

Tugu Khatulistiwa

Jika Anda berkunjung ke Pontianak, Anda wajib mengunjungi Tugu Khatulistiwa karena di sinilah titik nol derajat bumi berada. Keindahan situs ini adalah yang terbaik dan paling unik karena hanya ada beberapa di dunia. Tempat ini dikembangkan sebagai zona wisata edukasi astronomi. Di sini, Anda bisa mencoba eksperimen telur berdiri tegak saat titik kulminasi matahari yang terjadi dua kali setahun, sebuah pengalaman yang sangat langka.

Wisata Sejarah Keraton Kadriyah

Di Pontianak, salah satu situs sejarah yang paling bermakna adalah Keraton Kadriyah. Berlokasi di kawasan persimpangan sungai, tempat ini menawarkan wisata sejarah mengenai berdirinya Kesultanan Pontianak. Ikon utamanya adalah singgasana raja dan meriam kuno yang masih terawat. Pengunjung dapat membaca catatan sejarah di papan informasi untuk memahami peran Kesultanan dalam kejayaan ekonomi perdagangan sungai di masa lampau.

Waduk Riam Kanan

Wilayah sekitar Kalimantan memiliki waduk besar seperti Riam Kanan yang menjadi tujuan populer bagi turis yang menyukai pemandangan air luas dikelilingi perbukitan. Letaknya menawarkan ketenangan luar biasa untuk menyegarkan pikiran. Di sekitar perairan, terdapat spot-spot foto menarik yang menyuguhkan pemandangan air tenang yang memantulkan langit biru, memberikan pengalaman memancing atau berkemah yang berbeda.

Kawasan Wisata Terpadu Rumah Radakng

Puas mengunjungi wisata sungai, Rumah Radakng bisa menjadi tujuan Anda berikutnya. Ini adalah replika rumah panjang suku Dayak terbesar di Indonesia yang berada di pusat kota. Kawasan ini menawarkan pusat budaya, panggung pertunjukan seni, hingga taman yang luas. Bangunannya yang megah dan estetik menjadikannya pusat hiburan warga serta tempat favorit untuk berswafoto dengan latar arsitektur tradisional Kalimantan yang ikonik.

Istana Kadriyah & Masjid Jami’

Berada di kawasan pemukiman tua, kompleks Istana Kadriyah dan Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman adalah destinasi wajib bagi pemburu sejarah. Tempat ini menawarkan sensasi berdiri di antara bangunan kayu belian raksasa yang menyuguhkan pemandangan spektakuler perpaduan antara kehidupan sungai dan nilai religius kota. Kawasan ini telah dilengkapi dengan dermaga wisata yang sangat romantis saat lampu-lampu kapal mulai menyala di malam hari.

Taman Aloevera (Lidah Buaya)

Terletak di pinggiran kota (Pontianak Utara), Aloevera Center merupakan destinasi edukasi pertanian paling komprehensif di Pontianak. Anda bisa merasakan pengalaman melihat budidaya lidah buaya raksasa yang menjadi produk unggulan kota. Tak hanya itu, fasilitas laboratorium pengolahannya memungkinkan pengunjung melihat proses pembuatan minuman, selai, hingga kosmetik. Udara yang terbuka dan hamparan kebun hijau membuat waktu liburan terasa sangat edukatif.

Museum Negeri Kalimantan Barat

Bagi Anda pencinta sejarah sejati, Museum Negeri Kalbar adalah “oasis” pengetahuan yang terletak di jalur protokol. Museum ini menjadi rumah bagi ribuan artefak asli suku Dayak, Melayu, dan Tionghoa. Pengunjung tidak hanya bisa menikmati keindahan visual pakaian adat, tetapi juga belajar mengenai sistem kepercayaan kuno melalui koleksi tempayan dan patung yang tersedia. Suasananya yang tenang menjadikan tempat ini lokasi terbaik untuk memahami akar budaya Kalimantan.

Pasar Tengah & Kawasan PSP

Menjadi pusat perhatian setiap hari, Pasar Tengah adalah tempat di mana denyut nadi perdagangan warga Pontianak tumpah ruah. Di sini, Anda bisa menemukan berbagai jajanan tradisional yang autentik hingga kain corak insang yang sedang tren. Selain memanjakan lidah dengan kopi lokal, pasar ini juga menjadi etalase bagi kerajinan tangan lokal seperti anyaman rotan. Suasana yang akrab dan ramah menjadikan pasar ini destinasi wisata belanja budaya yang tak boleh dilewatkan.

Kuliner Pontianak

Budget

Choi Pan Siam (Siam Ahin)

Lokasi: Jl. Siam, Kota Pontianak
Menu andalan: Choi Pan (Kukusan tepung beras isi bengkuang, kucai, kacang, dan talas)
Range harga: Rp 2.000 – Rp 3.000 per biji
Jam operasional: 08.00 – 21.00

Bubur Pedas Pa’ Ngah

Lokasi: Jl. Pangeran Natakusuma, Kota Pontianak
Menu andalan: Bubur Pedas (Bubur khas Melayu Sambas dengan puluhan jenis sayuran dan bumbu rempah)
Range harga: Rp 15.000 – Rp 25.000
Jam operasional: 08.00 – 21.00

Nasi Goreng Abu

Lokasi: Jl. Gajah Mada, Kota Pontianak
Menu andalan: Nasi Goreng khas Pontianak (Citarasa oriental yang gurih)
Range harga: Rp 20.000 – Rp 35.000
Jam operasional: 18.00 – 01.00

Bakmie Kepiting Oukie

Lokasi: Jl. Tanjungpura, Kota Pontianak
Menu andalan: Mie Kepiting (Mie kenyal dengan topping capit kepiting, ikan, dan bakso)
Range harga: Rp 30.000 – Rp 45.000
Jam operasional: 07.00 – 21.00

Sate Melayu (Sate Kuah)

Lokasi: Kawasan Jl. Teuku Umar, Kota Pontianak
Menu andalan: Sate Sapi/Ayam dengan siraman kuah kaldu rempah gurih
Range harga: ± Rp 25.000 per porsi
Jam operasional: 17.00 – 22.00

Nasi Kuning Kuah (Nasi Kuning Icha)

Lokasi: Jl. Merdeka, Kota Pontianak
Menu andalan: Nasi Kuning khas Pontianak dengan kuah kaldu merah
Range harga: Rp 15.000 – Rp 30.000
Jam operasional: 06.00 – 11.00 (Sarapan)

Menengah

Pondok Kakap

Lokasi: Jl. Ismail Marzuki, Kota Pontianak
Menu andalan: Ikan Asam Pedas & Udang Galah Bakar
Range harga: Rp 60.000 – Rp 200.000
Jam operasional: 10.00 – 21.30

Restoran Gajah Mada

Lokasi: Jl. Gajah Mada, Kota Pontianak
Menu andalan: Aneka masakan Seafood & Oriental khas Pontianak
Range harga: Rp 50.000 – Rp 150.000
Jam operasional: 10.00 – 22.00

Rumah Makan Melda

Lokasi: Jl. KH Ahmad Dahlan, Kota Pontianak
Menu andalan: Masakan Padang & Ayam Goreng Panas
Range harga: Rp 40.000 – Rp 100.000
Jam operasional: 08.00 – 21.00

Mewah

The Garden (Hotel Mercure Pontianak)

Lokasi: Hotel Mercure, Jl. Ahmad Yani, Kota Pontianak
Menu andalan: International Buffet & Fine Dining Indonesian Cuisine
Range harga: Rp 150.000 – Rp 600.000
Jam operasional: 10.00 – 22.00
Bar & Lounge (Kategori Tambahan)

Sky Lounge (Hotel Harris)

Lokasi: Rooftop Hotel Harris, Jl. Gajah Mada, Kota Pontianak
Menu andalan: Signature Mocktails & Panoramic City View (Sungai Kapuas)
Range harga: Rp 60.000 – Rp 300.000
Jam operasional: 16.00 – 00.00

Canopy Center

Lokasi: Jl. Purnama II, Kota Pontianak
Menu andalan: Western & Fusion Food dengan suasana semi-outdoor yang chill
Range harga: Rp 50.000 – Rp 200.000
Jam operasional: 11.00 – 23.00

Cafe & Pastry

Kopi Asiang

Lokasi: Jl. Merdeka, Kota Pontianak
Menu andalan: Kopi Susu Tradisional (Diseduh oleh Barista tanpa baju yang ikonik)
Range harga: Rp 15.000 – Rp 30.000
Jam operasional: 04.00 – 14.00

Aming Coffee

Lokasi: Jl. H. Abbas (Pusat) & Berbagai Cabang, Kota Pontianak
Menu andalan: Kopi Hitam Aming & Roti Srikaya
Range harga: Rp 10.000 – Rp 40.000
Jam operasional: 07.00 – 23.00

Coffee Tone

Lokasi: Jl. Ahmad Yani, Kota Pontianak
Menu andalan: Manual Brew Coffee & Artisan Pastry
Range harga: Rp 30.000 – Rp 70.000
Jam operasional: 09.00 – 22.00

What’s Up Cafe

Lokasi: Kawasan Waterfront, Kota Pontianak
Menu andalan: Indomie Kekinian & Es Kopi Susu
Range harga: Rp 20.000 – Rp 50.000
Jam operasional: 15.00 – 23.00

Warkop Winny

Lokasi: Jl. Gajah Mada, Kota Pontianak
Menu andalan: Kopi Telur & Pisang Goreng Srikaya
Range harga: Rp 15.000 – Rp 40.000
Jam operasional: 06.00 – 00.00

Dessert & Oleh-oleh

Lidah Buaya (Aloevera Center)

Lokasi: Jl. Budi Utomo, Pontianak Utara
Menu andalan: Manisan Lidah Buaya, Cokelat Aloe Vera, & Minuman Aloe Vera
Range harga: Rp 20.000 – Rp 100.000
Jam operasional: 08.00 – 17.00

Pisang Goreng Srikaya (Srikaya Sumber Berkat)

Lokasi: Jl. Gajah Mada, Kota Pontianak
Menu andalan: Pisang Goreng dengan selai srikaya buatan sendiri
Range harga: Rp 5.000 – Rp 50.000
Jam operasional: 08.00 – 21.00

Ce Hun Tiau (Dessert Khas Tionghoa)

Lokasi: Jl. W.R. Supratman, Kota Pontianak
Menu andalan: Ce Hun Tiau (Sagu gunting dengan campuran kacang merah, ketan hitam, dan santan)
Range harga: Rp 10.000 – Rp 15.000
Jam operasional: 10.00 – 17.00

Toko Oleh-Oleh PSP

Lokasi: Kawasan Jl. Pattimura (PSP), Kota Pontianak
Menu andalan: Kerupuk Ikan Belida & Lempok Durian khas Kalbar
Range harga: Rp 30.000 – Rp 250.000
Jam operasional: 08.00 – 21.00

Hotel di Pontianak

Budget

Ada banyak pilihan hotel murah di Kota Pontianak untuk para backpacker atau wisatawan yang sedang melakukan perjalanan lintas Kalimantan maupun urusan bisnis singkat. Tidak perlu khawatir, sebagian besar hotel ekonomis ini tetap dilengkapi fasilitas memadai seperti WiFi dan AC, serta pelayanan yang hangat di lokasi yang memudahkan Anda menjangkau pusat oleh-oleh di Jalan Pattimura atau pelabuhan.

Beberapa pilihannya antara lain:

  • RedDoorz near Ahmad Yani Megamall (Lokasi sangat strategis bagi yang ingin dekat dengan pusat perbelanjaan terbesar dan akses transportasi utama).
  • Hotel G Pontianak (Pilihan hemat yang terletak di area komersial, memudahkan akses menuju pusat kuliner malam dan kawasan bisnis).
  • Whiz Prime Hotel Khatulistiwa (Terletak di jantung kota dengan desain modern, harga terjangkau, dan akses cepat menuju kawasan Waterfront Kapuas).
  • OYO 1097 Hotel Benua (Pilihan ekonomis dengan standar kenyamanan yang baik bagi pelancong yang mengutamakan efisiensi biaya).

Menengah

Wisatawan yang menginginkan kenyamanan lebih dapat memilih hotel bintang tiga di Kota Pontianak. Umumnya hotel-hotel ini menawarkan fasilitas lengkap seperti sarapan dengan menu lokal yang autentik (seperti Bubur Pedas atau Kopi Pontianak) yang lezat, serta akses mudah menuju pusat perkantoran atau mal.

Beberapa pilihannya antara lain:

  • Pop! Hotel Pontianak (Hotel modern minimalis yang praktis dan ceria, terletak dekat dengan area pelabuhan dan pusat niaga lama).
  • Hotel Santika Pontianak (Terkenal dengan keramahan staf dan menu sarapan khas Nusantara, berlokasi strategis di jalur protokol Jalan Diponegoro).
  • Amaris Hotel Pontianak (Menawarkan konsep minimalis yang nyaman, terletak di pusat bisnis Jalan Gajah Mada yang merupakan pusat kopi legendaris).
  • Hotel Neo Gajah Mada (Pilihan trendy dengan desain interior yang unik, sangat dekat dengan pusat kehidupan malam dan kuliner oriental).
  • IBIS Pontianak City Center (Menawarkan kenyamanan standar internasional dengan lokasi yang sangat dekat dengan pusat pemerintahan).

Mewah

Terdapat pilihan hotel bintang 4 hingga bintang 5 di Kota Pontianak bagi wisatawan yang menginginkan kesempurnaan dalam fasilitas dan layanan. Kamar dengan pemandangan Sungai Kapuas yang spektakuler, kolam renang rooftop, hingga fasilitas pertemuan berskala internasional tersedia di hotel-hotel unggulan ini.

Beberapa pilihannya antara lain:

  • Mercure Pontianak City Center (Hotel bintang 4 yang menyatu dengan mal besar, menawarkan fasilitas lengkap dan kamar mewah untuk pebisnis maupun keluarga).
  • Harris Hotel Pontianak (Menawarkan pemandangan kota terbaik dari kolam renang di lantai atas, terletak persis di pusat keramaian Jalan Gajah Mada).
  • Aston Pontianak Hotel & Convention Center (Hotel mewah klasik dengan fasilitas pertemuan terbaik dan restoran yang terkenal dengan kuliner orientalnya).
  • Golden Tulip Pontianak (Menyajikan desain modern kontemporer dengan fasilitas kamar mandi mewah dan lokasi yang sangat strategis di pusat kota).
  • Gardenia Resort and Spa (Menawarkan konsep resort dengan suasana taman tropis yang asri, memberikan ketenangan maksimal di pinggiran kota).

Bar & Lounge

Bagi Anda yang ingin menikmati suasana santai di sore hingga malam hari, Kota Pontianak menawarkan berbagai lounge eksklusif dan tempat nongkrong estetik dengan pemandangan aliran Sungai Kapuas atau kerlip lampu kota khatulistiwa.

Beberapa pilihannya antara lain:

  • Sky Lounge at Harris Hotel (Terletak di lantai atas, merupakan tempat paling elegan untuk menikmati minuman segar dengan pemandangan 360 derajat Kota Pontianak).
  • Cielo Sky Lounge (Berada di atap Golden Tulip, menawarkan suasana romantis dan modern dengan pemandangan matahari terbenam di ufuk Kalimantan).
  • Waterfront Kapuas Terrace (Tempat nongkrong populer dengan konsep terbuka yang sangat santai tepat di pinggiran Sungai Kapuas).
  • Canopy Center & Lounge (Menyajikan suasana industrial dan elegan dengan berbagai pilihan hiburan musik serta kopi artisan terbaik).
  • The Garden Lounge (Menikmati suasana eksklusif di dalam hotel berbintang dengan pilihan cocktail dan mocktail yang diracik khusus oleh barista profesional).

Catatan Penting

Panduan tips perjalanan ke Kota Pontianak, Kalimantan Barat, yang telah disusun ulang agar unik, menarik, dan sesuai dengan fakta serta kearifan lokal “Kota Khatulistiwa”:

1. Persiapkan barang yang diperlukan

Jika Anda merencanakan untuk menyusuri Sungai Kapuas dengan kapal wisata atau mengunjungi Tugu Khatulistiwa, pastikan kamera dan pelindung air untuk gadget tidak terlupakan. Bawa juga tabir surya (sunscreen) serta payung atau topi, karena matahari di titik nol derajat bumi memiliki indeks UV yang sangat tinggi. Alas kaki yang nyaman sangat penting untuk mengeksplorasi kawasan Waterfront yang panjang atau berjalan di area pelataran Rumah Radakng yang megah.

2. Membuat list tempat wisata

Kota Pontianak menawarkan perpaduan objek wisata sejarah kesultanan dan keunikan geografis, seperti Istana Kadriyah yang bernilai sejarah tinggi atau edukasi budidaya tanaman di Aloevera Center. Bagi pelancong, buatlah perencanaan agar tidak bingung memilih antara wisata susur sungai di Kapuas atau wisata belanja Corak Insang (tenun khas Pontianak) serta berburu Stik Keladi dan Lempok Durian di kawasan Jalan Pattimura (PSP).

3. Berbaur dengan warga sekitar

Masyarakat Pontianak dikenal sangat majemuk dan menjunjung tinggi harmoni antara etnis Melayu, Dayak, dan Tionghoa. Sebagai traveler, cobalah berinteraksi dengan penduduk lokal di Warung Kopi (Warkop) sepanjang Jalan Gajah Mada yang legendaris. Di sana, Anda bisa mendapatkan informasi mengenai spot memancing terbaik di sungai atau rekomendasi warung Choi Pan dan Bubur Pedas paling autentik yang menjadi favorit warga setempat.

4. Pantau Jadwal Penerbangan & Penyeberangan

Jika Anda masuk via Bandara Internasional Supadio, pastikan memesan tiket sejak jauh hari karena rute menuju Jakarta dan Surabaya sangat padat. Bagi yang ingin melanjutkan perjalanan darat lintas negara menuju Kuching (Malaysia), pastikan tiket bus internasional telah dipesan melalui Terminal Antar Negara Ambawang. Jika menggunakan jalur laut via Pelabuhan Dwikora, pantau jadwal kapal PELNI agar perjalanan menuju Jawa atau Kepulauan Riau tetap terjadwal.

5. Hormati Adat Istiadat & Situs Sejarah

Jika berkunjung ke rumah ibadah seperti Masjid Raya Mujahidin yang megah atau klenteng tua di kawasan pelabuhan, berpakaianlah yang sopan. Tetap junjung tinggi nilai kesantunan saat memasuki kawasan Makam Kesultanan Batulayang, serta patuhi aturan saat berada di rumah adat Dayak agar kelestarian tradisi di “Kota Khatulistiwa” ini tetap terjaga dengan baik.

6. Waspada Jalur Sungai & Jembatan

Rute transportasi air di Sungai Kapuas sangat padat dengan aktivitas kapal barang dan speedboat. Jika menggunakan jasa sampan motor, pastikan aspek keamanan terpenuhi. Waspadai juga titik rawan kemacetan di sekitar Jembatan Kapuas I dan II pada jam sibuk, terutama jika Anda ingin mengejar jadwal penerbangan ke Bandara Supadio yang terletak di luar batas kota.

7. Manfaatkan Oplet (Angkutan Kota)

Gunakan rute angkutan kota yang di sini akrab disebut Oplet untuk berkeliling kota dengan biaya ekonomis. Meskipun rutenya tidak sebanyak dulu, oplet masih menjangkau pasar-pasar tradisional dan area pelabuhan. Siapkan uang tunai pecahan kecil karena sistem pembayaran digital belum merata di angkutan konvensional. Pantau titik kumpul oplet di sekitar Pasar Tengah atau Sudirman agar perjalanan belanja Anda lebih mudah.

8. Eksplorasi Suasana Malam (Coffee Street)

Bagi Anda yang ingin menikmati suasana malam, jelajahi kawasan Jalan Gajah Mada atau Jalan Reformasi yang menawarkan deretan kafe modern dan warkop tradisional yang buka hingga dini hari. Pontianak juga memiliki lounge eksklusif di atap hotel berbintang untuk menikmati pemandangan sungai dari ketinggian. Selalu waspada terhadap perubahan cuaca, karena hujan sering turun tiba-tiba di wilayah tropis ini.

9. Cek Jadwal Festival Budaya (Tambahan)

Jika beruntung, sesuaikan kunjungan Anda dengan momen Titik Kulminasi Matahari (setiap Maret dan September) atau perayaan Cap Go Meh yang menampilkan atraksi naga dan barongsai besar-besaran. Selain itu, Festival Meriam Karbit di malam takbiran sepanjang tepian Sungai Kapuas adalah momen terbaik untuk melihat kekayaan budaya dan tradisi ekstrem Pontianak yang luar biasa.

Rental Mobil Kami Tersedia Di:

Pontianak

Rental Mobil Pontianak
Rental Hiace Pontianak

Rental Bus Pontianak
Rental Elf Pontianak

Rental Innova Pontianak
Rental Avanza Pontianak

5/5 - (1 vote)